Senin, 09 April 2012

10 W-Bass meningkatkan Audio Amplifier


10 W Amplifier Bass-meningkatkan Audio

10 W Bass-boost Skema Audio Amplifier
Keterangan:
Arsitektur ini didasarkan pada Audio Amplifier 18 Watt, dan dikembangkan terutama untuk menghibur permintaan koresponden kikuk untuk menemukan chip TLE2141C. Ia menggunakan IC tak terbatas Ganda NE5532 tapi, jelas, prestasi kemampuannya akan terdiri dalam 9,5 - 11.5W jangkauan, sebagai pagar akumulasi tidak bisa mengalahkan ± 18V.
Sebagai amplifier ini sayang sering menyesuaikan diri untuk mendorong lemari bayi loudspeaker, ambit kelimpahan bass agak dikorbankan. Oleh karena itu bass-boost kekuasaan adalah di tengah di tikungan pengakuan penguat, dalam penyesuaian untuk terkena kesusahan ini setelah kerugian kasih sayang.Ambit angkat bass bisa kemampuan terbaik dari 16,4 dB @ 50Hz. Dalam hal apapun, sama-sama kembali naiknya bass diputar berlawanan mutlak, pengakuan kelimpahan penguat menunjukkan kurva mengadopsi ramah: 0,8 dB @ 400Hz, 4,7 dB @ 100Hz dan +6 dB @ 50Hz (disebut 1kHz).
Catatan:
* Dapat langsung dihubungkan ke CD player, tuner dan perekam tape.
* Skema menunjukkan saluran kiri saja, tetapi C3, C4, IC1 dan catu daya yang umum untuk kedua saluran.
* Angka dalam kurung menunjukkan IC1 koneksi saluran pin yang benar.
A * log tipe P2 memastikan peraturan lebih linier bass-boost.
* Jangan melebihi 18 + suplai 18V.
* Q3 dan Q4 harus dipasang pada heatsink.
D1 * harus dalam kontak termal dengan Q1.
* arus diam (terbaik diukur dengan meter Avo-seri dengan Emitter Q3) tidak kritis.
* Setel kontrol volume ke minimum dan R3 untuk resistensi minimum.
* Power-di sirkuit dan menyesuaikan R3 untuk membaca gambar saat ini sekitar 20 sampai 25 mA.
* Tunggu sekitar 15 menit, menonton jika saat ini bervariasi dan menyesuaikan kembali jika perlu.
* Sebuah landasan yang benar sangat penting untuk menghilangkan hum dan loop tanah. Hubungkan di titik yang sama sisi tanah dari J1, P1, C2, C3 & C4. Hubungkan C9 di tanah output.
* Kemudian hubungkan secara terpisah dengan alasan input dan output pada power supply tanah.
Data teknis:
Output daya: 10 Watt RMS @ 8 Ohm (1kHz sinewave)
Sensitivitas: 115 hingga 180mV masukan untuk output 10W (tergantung posisi kontrol P2)
Frekuensi respon: Lihat Komentar atas
Jumlah harmonik distorsi @ 1kHz: 0.1W 0,009% 0,004% 1W 10W 0,005%
distorsi harmonik total @ 100Hz: 0.1W 0,009% 0,007% 1W 10W 0,012%
distorsi harmonik total @ 10kHz: 0.1W 0,056% 1W 0,01% 10W 0,018%
Jumlah total distorsi harmonis @ dorongan 100Hz dan penuh: 1W 0,015% 10W 0,03%
Max. bass-boost disebut 1kHz: 400Hz = +5 dB, 200Hz = 7,3 dB, +12 dB = 100Hz; 50Hz = 16,4 dB, 30Hz = 13,3 dB
Tanpa syarat stabil pada beban kapasitif
Parts List:
P1_________________22K Log.Potentiometer (Dual-gang untuk stereo)
Log.Potentiometer P2________________100K (Dual-gang untuk stereo)
1/4W Resistor R1________________820R
R2, R4, 1/4W Resistor R8____________4K7
R3________________500R 1/2W Trimmer keramik logam
R5_________________82K 1/4W Resistor
R6, R7______________47K 1/4W Resistor
1/2W Resistor R9_________________10R
R10__________________R22 4W Resistor (wirewound)
C1, 63V Polyester Capacitor C8_____________470nF
C2, C5_____________100F 25V Electrolytic Kapasitor
C3, C4_____________470F 25V Kapasitor elektrolit
C6_________________47pF 63V Ceramic Capacitor atau Polystyrene
C7_________________10nF 63V Polyester Capacitor
C9________________100nF 63V Polyester Capacitor
D1______________1N4148 Diode 150mA 75V
IC1_____________NE5532 kebisingan rendah Ganda Op-amp
Q1_______________BC547B 45V 100mA NPN Transistor
Q2_______________BC557B 45V 100mA PNP Transistor
Q3_______________TIP42A 60V 6A PNP Transistor
Q4_______________TIP41A 60V 6A NPN Transistor
J1__________________RCA soket input audio
Power supply bagian:
R11_________________1K5 1/4W Resistor
C10, C11__________4700F 25V Kapasitor elektrolit
D2________________100V 4A Diode jembatan
D3________________5mm. LED merah
T1________________220V Primer, Sekunder 12 + 12V 24-30VA Induk transformator
PL1_______________Male Steker listrik
Induk SW1_______________SPST beralih

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!